Cara Budidaya kacang Kapri yang Baik dan Benar

Cara budidaya kacang kapri yang baik dan benar, kacang kapri adalah salah satu buah polong yang paling banyak mengandung protein, nabati di bandingkan dengan buah polerik atau dengan jenis kacang-kacang yang lainnya. Tumbuhan kacang kapri termasuk tanaman yang berumur pendek.tanaman kacang kapri bertumbuh semak yang merambat atau menjalar, dengan batang yang panjang, kecil, dan ramping. Buahnya berupa polong berbentuk pipih dan tonjolan biji-bijinya tampak nyata pada kulitnya.

Cara Budidaya kacang Kapri yang Baik dan Benar
Budi daya kacang kapri
Perlu anda ketahui bahwa tanaman kacang kapri sangat membutuhkan perawatan yang teliti dan butuh pengawasan secara rutin. kacang kapri akan tumbuh subur jika di tanam pada dataran tinggi, kurang lebih 700 meter dari permukaan laut. Pada tanah yang gembur, banyak mengandung humus, dan tidak tergenang air.

Bagai mana cara budidaya tanaman kacang kapri, untuk memperbanyak tanaman kacang kapri ini sama seperti halnya nada menanam jenis kacang-kacang yang lainya, yaitu melalui bijinya. Nah kali ini mari kita mulai bagai mana cara budidaya kacang kapri yang baik dan benar perhiatikan langkah-langkah sebagai berikut.

langkah-langkah budidaya Kacang Kapri


1. Siapkan lahan kosong sesuai  yang anda inginkan atau sesuai dengan jenis tanah yang sesuai  keterangan di atas.

2. Cangkul lah tanah atau bisa anda bajak, sedalam kurang lebih 30 cm tanah hingga kelihatan gembur, aduk tanah tersebut dengan kompos 10 kg per meter pesegi dan di ratakan.

3. Bentuk lah lahan berupa bedengan dan anda beri saluran air di kanan dan kirinya , lebar bedengan kurang lebih 15 cm.

4. Berilah lubang-lubang pada atas bedengan, untuk penanaman biji-biji bibit kacang kapri.

5. Buat lah lubang-lubang bibit dengan jarak tanam 10 cm, dan jarak antara barisan yang satu dengan yang lain kurang lebih 50 cm.

6. Tanamkan butir biji kacang kapri pada setiap lubang tanaman, kemudian tutup bagian atas lubang dengan sedikit tanah.

7. Setelah bibit kacang kapri di tanam. Bedengan harus di siram air secara rutin dan teratur setiap hari, kecuali ketika hari pas hujan. Kacang kapri akan tumbuh setelah kurang lebih 15 hari setelah penanaman.

8. Bila tanaman sudah tumbuh sekitar 10 cm, kita harus menyediakan bambu untuk media perambatan batang kacang kapri. Pasanglah tongak-tongak bambu setinggi 150 cm yang di bentuk semacam pagar.

9. Berilah pupuk tambahan berupa ZA, DS dan ZK dengan perbandingan 1 :2 : 1 sebanyak 4 gram per batang.

10. Bila tanaman setelah tinggi sekitar satu jengkal, atau sekitar tinggi 20 cm, ikat kan bagian ujung batangnya pada bambu rambatan agar dalam pertumbuhan selanjutnya tanaman dapat merambat dan menjalar pada bambu-bambu rambatan yang telah kita sediakan.

11. Pemberantasan hama, seperti kut-kutu daun atau lalt kapri dapat di berantas dengan insektisida seprti bayrusil atau hostatlon 2% yang di campur dengan aor dan di semprot kan pada tanaman yang terserang hama.
Demikian informasi tentang budidaya kacang kapri yang baik dan pas yang bisa saya bagikan kiranya dapat bermanfaat bagi anda. Dan perlu anda ketahui kacang kapri dapat kita panen setelah umur 3-4 bulan dimulai dari kita meulai menanam. Buah polong kacang kapri yang masih muda bis anda jadikan campuran sayuran seperti sop, sambal goreng dan lain sebagainya. Sedangkan biji kacang kapri yang sudah tua bisa di manfaatkan sebagai makanan olahan yang lainnya dan juga bisa anda jadikan bekal benih untuk penanaman selanjutnya.

Jangan lupa bagikan juga halaman ini kepada teman atau kerabat anda melalui media sosial yang anda miliki supaya halaman ini banyak bermanfaat bagi banyak orang tentang budidaya kacang kapri.  Kunjungi juga halaman-halaman Tinon Reejo yang lainnya agar anda lebih paham tentang halaman ini.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Budidaya kacang Kapri yang Baik dan Benar"

Posting Komentar